Welcome Pontianak Centre

Senin, 25 Oktober 2010

Kerjasama Peduli Pajak


DINAS pendapatan daerah Kalimantan Barat bekerjasama dengan gerakan pramuka kwarda Kalbar, Jumat (22/10) menggelar sosialisasi mengenai pajak bertempat di Aula sekolah dasar negeri 16 Ngabang.

Acara yang digelar sekitar pukul 15.00 wib tersebut menghadirkan Yenny As, dosen universitas panca bhakti pontianak, dan perwakilan dari Kwarda Kalbar, Syahirudin serta Ngatiman, selaku sekretaris kwarcab landak. Yenny As menyampaikan bahwa pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan UU dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

“Melalui pramuka peduli pajak ini, berarti pramuka turut membangun daerah. Karena itu perlu adanya sosialisasi pajak sejak dini kepada segenap lapisan masyarakat terutama generasi muda yang akan turun bersama dengan masyarakat membangun daerah dari sektor pajak,” ujarnya kepada Pontianak Post. Dalam kesempatan ini, Yenny juga menjelaskan tentang beberapa sistem pajak dianatarnya, Self Assessment System yakni suatu sistem perpajakan yang memberi kepercayaan kepada Wajib Pajak untuk memenuhi dan melaksanakan sendiri kewajiban dan hak perpajakannya.

Kemudian dilanjutkan dengan Withholding tax system dan official assessment system. Menurutnya, withholding tax system merupakan suatu sistem perpajakan dimana pihak ketiga diberi kepercayaan (kewajiban), atau diberdayakan (empowerment) oleh undang-undang perpajakan untuk memotong pajak penghasilan sekian persen dari penghasilan yang dibayarkan kepada Wajib Pajak. Sedangkan Official Assessment System merupakan sistem perpajakan dalam mana inisiatif untuk memenuhi kewajiban perpajakan berada di pihak fiskus.

Perwakilan Kwarda Kalbar, Syahirudin mengungkapkan pentingnya kesadaran dari masyarakat, termasuk pramuka tentang pajak terutama sebagai mitra bangsa dalam pembangunan masyarakat. “Kesadaran akan pajak mesti tertanam dalam setiap masyarakat agar bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara. Kasus makelar kasus di dunia perpajakan beberapa waktu lalu memberikan pelajaran yang besar kepada bangsa untuk melakukn evaluasi besar-besaran dalam sistem pajak di Indonesia,”

Sekretaris kwarcab landak, Ngatiman saat dijumpai pontianak post mengungkapkan bahwa memberikan pengetahuan kepada adik-adik pramuka merupakan sebuah inisiatif yang baik.

Menurutnya dari jiwa-jiwa muda inilah diharapkan kesadaran akan pajak bisa berjalan dengan baik, terutama di kabupaten landak sendiri. Dengan semakin sadarnya kaum muda dalam urusan pajak, maka dalam jangka waktu yang panjang akan memunculkan generasi yang taat pajak masa depan. “Pendidikan dan sosialisasinya mungkin saat ini, tetapi hasil dan dampak besarnya akan dilihat dikemudian hari,” timpalnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar