Welcome Pontianak Centre

Jumat, 22 Oktober 2010

Tampilkan Kesenian dan Potensi Daerah Hari Ini Tim dari Landak Bertolak ke Yogyakarta


NGABANG. Tim Kesenian dan Pameran dari Dinas Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Landak, Rabu (20/10) hari ini, berangkat ke Yogyakarta untuk mengikuti promosi potensi daerah Kabupaten Landak di arena Pesta Seni dan Budaya Dayak se-Kalimantan (PSBDK).

Even akbar ini dihelat Pemkab Landak bekerjasama dengan Forum Mahasiswa Kabupaten Landak (FORMAKAL) di Yogyakarta pada 21-23 Oktober 2010 di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta.

“Tim kita terdiri dari beberapa dinas/instansi terkait. Di acara PSBDK kita akan menampilkan pameran potensi daerah pariwisata, pertanian, perdagangan dan perindustrian, pertambangan, perkebunan. Kemudian di acara pembukaan kita akan menampilkan kesenian tarian Dayak,” ungkap Kepala Disporabudpar Landak, Lukas Kanoh kepada Equator di kantornya, Selasa (19/10).

Menurut Lukas, PSBDK merupakan program. Tiap tahun kepanitiaan berganti. Tahun ini oleh FORMAKAL dengan melibatkan Pemkab Landak sebagai panitia . Saat pembukaan nanti Gubernur Kalbar Cornelis MH tidak bisa hadir, maka akan dibuka Bupati Dr Adrianus Asia Sidot. “Nah, di acara ini mudah-mudahan ada investor yang berkunjung dan tertarik untuk berinvestasi,” ujar Lukas.

Ia menambahkan, selain pameran dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan, panitia juga menggelar pertandingan seni budaya dan lainnya. Kabupaten Landak memang tidak ikut dalam pertandingan, tapi menampilkan kesenian budaya. “Untuk tim kesenian kita dari Sanggar Tarigas Sidi yang merupakan pemenang saat Festival Budaya Binua Landak (FBBL) tahun 2009 lalu,” kata Lukas.

Terpisah, Pimpinan Sanggar Tarigas Sidi, Erni Yovita Ludis mengatakan, timnya siap tampil sesuai permintaan panitia.

“Kita akan menyiapkan tarian penyambutan. Kemudian di acara pembukaan kita akan memberikan tarian atraksi hiburan dari sanggar kita dari Landak. Ada tiga tarian yang kita siapkan nanti,” ujar Erni.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar