Welcome Pontianak Centre

Senin, 25 Oktober 2010

Pelabuhan Dongkrak PAD


MEMPAWAH- Saat ini pembangunan lanjutan Pelabuhan Kuala Mempawah menjadi satu-satunya tumpuan daerah pasca berpisah dengan KKR untuk dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pembangunan gudang masih tahap penyelesaian. Pemda musti lebih serius dalam melakukan pengelolaan terhadap pembangunan yang ada. “Tak gampang realisasikan pembangunan pelabuhan ini secara keseluruhan. Pemda perlu dukungan dari Pemprov maupun pusat. Kita minta agar Pemda lebih serius lakukan lobi-lobi ke provinsi maupun pemerintah pusat. Jangan sampai pembangunan pelabuhan ini terbengkalai,” saran Darwis.

Apalagi, realisasi pelabuhan Kuala Mempawah sejak lama dinantikan masyarakat. Selain itu, pembangunan pelabuhan menjadi salah satu harapan daerah ini untuk menggali dan menyerap PAD. Jika pembangunan tidak dapat terealisasikan dengan baik dan maksimal, maka masyarakat dan daerah yang sangat dirugikan.
“Pemerintah daerah hendaknya tidak main-main dalam merealisasikan pembangunan yang telah menelan anggaran puluhan miliar itu.

Sebab, jika pembangunan ini tidak terealisasikan dengan baik, tentunya akan menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat itu sendiri,” pendapatnya. Karenanya, Jailani menyarankan agar pemerintah daerah lebih gencar melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan sharing maupun bantuan dana baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun investor guna mendukung percepatan pembangunan pelabuahan tersebut.

“Pemerintah daerah mulai saat ini harus lebih aktif mencari bantuan dana untuk kelancaran pembangunan pelabuhan. Sebab, kalau hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mustahil pembangunan pelabuhan dapat direalisasikan dengan baik,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar